You Are Here > BIA Goes To Campus Jogja 2010
What do you want to do ? << To The Latest News & Events
Rizki. A. Adiwilaga : Pentingnya Inovator Mengetahui HKI

Bookmark and Share


Bertempat di Universitas Kristen Duta Wacana event BIA Goes To Campus sukses dilaksanakan. Suksesnya acara tersebut tidak lain dan tidak bukan berkat kinerja pihak penyelenggara dan dari tim pembicara yang terdiri dari 4 orang dengan profesi yang berbeda-beda. Pada event yang bertemakan "Innovate or Die" ini keempat pembicara memaparkan presentasi kepada puluhan mahasaswa yang pada kali ini hadir di Aula Koinonia. Satu diantara ke empat pembicara Rizki. A. Adiwilaga coba mempresentasikan betapa pentingnya Hak Kekayaan Itelektual (HKI) di mata para Inovator.

Dalam presentasinya yang berjalan cukup lama dan diselingi dengan canda ini lebih menyoroti mengenai HKI, namun berkaitan dengan event yang mengusung inovasi maka dirinya juga menekankan betapa pentingnya seorang inovator mengetahui HKI. "Penting karena disitukan berbicara karya intelektual, saya tadi berbicara mengenai aset jadi karya intelektual itu harus dianggap sebagai aset anda, kalau anda tidak menempatkan itu sebagai aset itu dianggap sebagai karya sampah. Inovasi itu bisa dijadikan sebuah aset ekonomi bisa anda jual, bisa dilisensikan bisa eksplorasi dikomersilkan dan bisa diproduksi secara massal dan anda dapat royalti. Nah pola pikir ini harus ada di para inovator itu bahwa HKI itu bukan persoalan perlindungan tapi ada aspek ekonomi, aspek bisnis dan penguasaan pasar. Jadi inovator harus ngerti HKI," ungkap Rizki.A. Adiwilaga selaku pakar dan konsultan HKI.

Sedangkan ketentuan suatu produk bisa dikatakan produk HKI semuanya tergantung dari bagian mana yang ingin dipatenkan "Ada, tentu yang kita kategorisasi anda mau bicara desain desain itu berartikan perlindungannya ditampilan luar saja nah artinya disitukan anda sudah tahu anda akan melindungi produk itu dalam bentuk desain. Tapi jika berbicara sistemnya aja kok saya ingin sistem jungkit atau segala macam untuk kursi ini sehingga menjadi nyaman anda berarti berbicara paten. Jadi setiap hasil produk yang dikerjakan oleh orang itu sebenernya HKI itu sudah mengakomodirnya anda tinggal masuk ke slot yang mana nih bahkan sampai makanan tradisional itu bisa masuk didalam HKI. Itu contoh kopi Kintamani, ubi Cilembu, tahu Sumedang tinggal anda memanfaatkan atau tidak," kata dosen ITB ini.

Pria yang sudah berumahtangga ini memberi sebuah penyataan harapan kedepan untuk BIA, "Saya pikir kedepan harus lebih dipeluas lagi jangkauannya, jadi jangan hanya dibeberapa tempat mungkin diperluas lagi, tapi itukan tergantung situasi ya tapi minimal kalaupun tidak bisa diperluas seperti itu, yang ada pun bisa dimantapkan lagi sehingga orang itu lebih banyak tahu antusias. Tapi yang lebih penting lagi mungkin promosi yang efektif dan efisien ya kepada mereka jangan hanya berbasis juga pada situs, di Indonesia masih cukup banyak yang tidak bisa akses situs itu," katanya. So... Bagi kalian kaum muda yang ingin tahu lebih dalam mengenai HKI anda bisa menghadiri BIA Goes to Campus 2010 berikutnya di Bandung. [san/timBIA]
RELATED COVERAGES
 
 
  — Modifikasinya keren banget N’kalau bisa event di tambah trus ke pelosok2 dong...Gue mo dateng tar di final Batle ABT senayan tunggu gue.. ,by sunandar — wow keren ,by Harry — gimana kalo ABT buat film,  ya kayak Fast & Farious,  2 Fast & 2 Farious, Torque,  Drift, coba donk ABT buat acara ABT Retro pasti banyak yang daftar ,by Tommy — ocret mobil lu ok juga,sesama anak mobil ge hargain modif lu.......  tingkatkan lagi ye ,by rizal — Ge paling suka kalou djarum black ada event apalagi sering2,modifikasinya keren abis,apalagi kalou modifikator2 dari seluruh indonesia pada kumpul semua ke jakarta termasuk abang ge,waaah. . . . pasti kerend abisz ..... maju trus dunia otomotif ,by Fajar